021-88880048 | 0816-915889 admin@cvliberton.com

Indonesia, negara tropis dengan matahari yang super panas di siang hari. Otomatis, suhu di dalam rumah seringkali ikut panas. Solusinya? Tentu saja menggunakan material insulasi panas, dan salah satu yang paling populer serta efektif adalah aluminium foil atap.

Aluminium foil atap ini memantulkan panas radiasi matahari hingga 95% sebelum sempat menembus plafon dan masuk ke ruangan. Hasilnya, bangunan jadi jauh lebih sejuk, dan tagihan listrik AC bisa ditekan.

Tapi tunggu dulu, manfaat sebesar ini hanya bisa Anda dapatkan jika proses pemasangannya benar. Kesalahan sedikit saja bisa membuat fungsi insulasi jadi tidak maksimal. Untuk itu, yuk, kupas tuntas cara pasang aluminium foil atap dan trik profesional yang anti gagal!

Cara Pasang Aluminium Foil Atap

Pemasangan foil harus dilakukan sebelum pemasangan penutup atap (genteng/seng). Jika atap sudah terpasang, pemasangan harus dilakukan dari bawah, yang mana akan lebih sulit dan hasilnya kurang rapi. Yuk, ikuti cara-cara berikut!

1. Ukur dan Potong Fleksibel

Ukur bentangan rangka atap (jarak antar gording atau kaso). Potong aluminium foil sedikit lebih panjang dari bentangan yang diukur agar ada sedikit kelonggaran untuk penarikan dan penekanan saat pemasangan. Ingat, tidak semua jenis aluminium foil atap ukurannya sama. Biasanya tersedia untuk ukuran lebar 1,2m dengan panjang roll bervariasi, misalnya 50m untuk Woven Foil, atau 25m untuk Bubble Foil.

2. Tentukan Arah Pemasangan yang Benar

Pemasangan selalu dimulai dari bagian bawah atap dan bergerak naik ke punggungan. Ini adalah teknik penting. Kenapa? Agar area sambungan yang tumpang tindih (overlap) menghadap ke bawah, sehingga jika terjadi kebocoran atap, air akan mengalir di atas lapisan foil dan terus ke talang, bukan masuk ke dalam celah sambungan.

3. Bentangkan dan Kencangkan

Bentangkan lembaran foil pertama di atas rangka atap (di atas gording/kaso dan di bawah reng). Tarik foil dengan kencang, tapi jangan sampai sobek. Tujuannya agar tidak ada bagian yang melendut dan menyentuh genteng/penutup atap yang bisa jadi satu kesalahan fatal.

4. Pengikatan yang Kuat

Gunakan stapler tembak untuk menempelkan foil pada rangka kayu (kaso/gording) atau gunakan klip/sekrup jika rangka atap Anda baja ringan. Untuk atap genteng, pemasangan foil harus terjepit kuat di bawah reng, memastikan posisi foil terpasang rapat dan permanen.

5. Sambungan dan Overlap

Ini adalah langkah paling penting dari seluruh cara pasang aluminium foil atap. Untuk lembaran kedua, lakukan overlap (tumpang tindih) minimal 10 cm di atas lembaran pertama. Setelah di-overlap, tutup rapat sambungan tersebut menggunakan pita aluminium ducting tape. Pita ini akan menciptakan lapisan kedap udara dan air, menjadikan insulasi Anda satu kesatuan yang kuat dan efektif. Ulangi proses ini hingga seluruh permukaan atap tertutup.

5 Kesalahan Pemasangan 

Mendapatkan hasil maksimal dari pemasangan aluminium foil atap sangat bergantung pada penghindaran lima kesalahan umum ini:

1. Mengabaikan Kebutuhan Ruang Udara (Air Gap)

Kesalahan terbesar adalah membiarkan foil bersentuhan langsung dengan genteng atau plafon. Foil kehilangan fungsi refleksi dan justru menyalurkan panas jika menempel. Solusinya, pastikan selalu ada celah udara minimal 2-5 cm di atas dan di bawah lapisan foil agar refleksi panas bekerja sempurna.

2. Salah Menentukan Arah Sisi Reflektif 

Banyak yang keliru memasang sisi mengkilap aluminium foil. Sisi mengkilap adalah sisi yang dirancang untuk memantulkan panas. Jadi, pasang foil dengan sisi mengkilap menghadap ke bawah, ke arah ruang kosong di bawah atap. Ini memastikan panas radiasi yang lolos dari genteng dipantulkan kembali, menjauhi area interior rumah.

3. Tidak Menutup Rapat Sambungan Overlap

Saat menyambung lembaran foil (overlap), membiarkan celah terbuka adalah fatal. Celah menjadi pintu masuk udara panas, uap air, dan menyebabkan kondensasi. Solusinya, setelah overlap minimal 10 cm, Anda wajib menutup seluruh sambungan dengan pita aluminium ducting tape untuk menciptakan instalasi yang kedap udara dan air.

4. Memilih Tipe Foil yang Tidak Tahan Lama

Memilih foil yang terlalu tipis (tipe kraft paper) untuk lingkungan lembap atau bentangan atap lebar berisiko tinggi. Material lemah rentan sobek dan mudah lapuk, yang memperpendek umur pakainya. Untuk daya tahan dan insulasi yang lebih baik, gunakan material yang lebih kuat seperti woven foil atau bubble/thermal foam foil.

5. Pemasangan Foil yang Kendur atau Melendut

Foil yang tidak ditarik kencang akan melendut dan berpotensi menyentuh genteng atau reng. Hal ini kembali menghilangkan air gap dan mengganggu fungsi drainase. Untuk itu, tarik foil dengan erat dan ikatkan kuat-kuat pada rangka atap, demi instalasi yang rapi dan fungsional.

Intinya, memasang aluminium foil atap memang bisa Anda lakukan sendiri, tapi jangan pernah anggap remeh detail-detail kecil. Jika Anda mengabaikan hal tersebut, insulasi panas di bangunan tidak akan bekerja optimal, bahkan bisa sia-sia.

Untuk mendapatkan hasil yang benar-benar maksimal, mulailah dengan menggunakan material insulasi berkualitas tinggi. Nah, CV Liberton menyediakan beragam pilihan aluminium foil insulasi atap seperti woven foil, bubble foil, thermal foam foil yang sudah terjamin standar dan kualitasnya sebagai peredam panas terbaik di Indonesia.

Kami tidak hanya menjual produk, tapi juga menawarkan konsultasi gratis untuk membantu Anda memilih jenis aluminium foil yang paling cocok dengan tipe atap dan kebutuhan insulasi bangunan. Jadi, jangan biarkan bangunan Anda kepanasan, segera kunjungi CV Liberton untuk mendapatkan aluminium foil atap terbaik!